yakamoto, ini
malioboro
Tolong jangan
bangun cerita apapun sebelum ini
Kau tahu,
masalalu aku curigai membuat pikiran menjadi tua, menyebapkan penuan
dini sepuluh tahun datang lebih awal dari usiamu
Aku disini
yakamoto, kau juga?
Bukankah disetiap
tempat lain kita adalah sama asingnya, orang asing tapi kau sebut
saja oran asin, mungkin karena hidungmu pesek dan sulit mengeluarkan
suara berdengung yang ideal
Semua menjadi
penting di sini, oran asin
Kita bahagia
seperti orang-orang bahagia
Tolong jangan
bicara yang dulu-dulu, dulunya, waktu itu
Pelancong hanya
berhak merasa asing dan heran-heran
Aku ingin beli
baju heran, di foto heran, makan yang heran-heran
Kota dengan warna
lampu yang heran pada para pejalannya
Disini
orang-orang punya energi untuk membangun negara dalam tas belanja
Kesana-kesini
memburu heran
Kuda-kuda kota,
apakah bosan dan ingin diam sebentar
mereka membuatku
heran
yakamoto,
kuda-kuda itu sepi sekali
sepertimu, oran
asin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar