Jumat, 27 Januari 2012

Oran asin




yakamoto, ini malioboro
Tolong jangan bangun cerita apapun sebelum ini
Kau tahu, masalalu aku curigai membuat pikiran menjadi tua, menyebapkan penuan dini sepuluh tahun datang lebih awal dari usiamu

Aku disini yakamoto, kau juga?
Bukankah disetiap tempat lain kita adalah sama asingnya, orang asing tapi kau sebut saja oran asin, mungkin karena hidungmu pesek dan sulit mengeluarkan suara berdengung yang ideal

Semua menjadi penting di sini, oran asin
Kita bahagia seperti orang-orang bahagia
Tolong jangan bicara yang dulu-dulu, dulunya, waktu itu
Pelancong hanya berhak merasa asing dan heran-heran
Aku ingin beli baju heran, di foto heran, makan yang heran-heran

Kota dengan warna lampu yang heran pada para pejalannya
Disini orang-orang punya energi untuk membangun negara dalam tas belanja
Kesana-kesini memburu heran

Kuda-kuda kota, apakah bosan dan ingin diam sebentar
mereka membuatku heran

yakamoto, kuda-kuda itu sepi sekali
sepertimu, oran asin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar