Mereka
datang, sajak-sajak itu suatu kali, saat orang-orang sengaja tidur
sengaja bangun, sajak-sajak bicara padaku dalam bahasa er se tu eb
un al al le lu, lain hari aku yang datang padanya, pada sajak-sajak
itu, dan bicara dalam bahasa be ce de e ef ge, lain hari kami tak
sengaja ketemu, mereka lahir dari percintaan cahaya pada ruang,
padaku, padamu, pada aksesorisku, mereka sajak-sajak itu banyak yang
mati sia-sia atau menjadi pohon artifisial seperti teman-temanku
menjadi pasukan kerajaan di bumi ini, ada penjahat, ada keluarga, ada
pasar, ada kuburan, ada gereja, ada banyak sekali peristiwa, tetapi
hanya sajak-sajak, yang datang padaku di tempat yang mengasingkanku
dari bahasaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar