Dik,
aku ingin tidur, dan bangun lagi setiap pagi untuk minum suplemen
daily
Tak
perlu memikirkan apapun. Mereka aku biarkan dalam televisi bicara,
jangan matikan, biar saja, supaya kejadian tetaplah kejadian,
sekalipun aku sedang tidur suplemen menjagaku dari peluang untuk
ketawa-ketawa atas nama keadilan, Koran-koran menulis puisinya di
halaman depan.
Mereka
yang memelas di lampu-lampu merah kenapa tak diberi suplemen daily
supaya terjaga dari penyakit kota, sungai-sungai lihatlah, lidah kota
sebenarnya, pemuda bicara serang, pemuda bicara bakar, bahasa
tembakan berdengung seperti suara lalat, aku sering bangun dan minum
lagi suplemen daily, mimpi dan kenyataan makin sulit dibedakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar