Rabu, 14 Maret 2012

Angin sepoi-sepoi



Kami  sering bicara dengan usia sebatang rokok,begitu seterusnya selain diam  
ia gelisah komat-kamit bilang tidak setuju
Aku tau sesuatu  sedang meledak dalam dirinya, kepulan asap itu lebih dapat kupahami.
Aku diam mendengarkan, ingin menikmati ia seperti menikmati Joplin, ia makin bernyayi

“Angin sepoi-sepoi
Hujan tak turun lagi
Aku melihatmu duduk di beranda
Adakah masalah kita, akan selesai sayang
Dengan bersyukur kita dibesarkan”

Seperti hymne gereja katanya, aku ketawa sederhana, dan memutuskan
menghapal lagunya baik-baik

2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar