Kami
takut memikirkanmu, sebab pikiran lain menghilang dari kepala, kami
jadi aneh, sebab meletakkanmu pada setiap benda dikamar, mengunci
diri dan menikmati mata yang terus dikelabui, kami menyesal dan putus
asa, kenapa semua menjadi tentangmu, suara kokok ayam memanggil
namamu, suara malam menceritakanmu, orang-orang diluar sana
menyebutmu, tanah ini menyimpan bagianmu, kami ingin sembunyi dan
sedang berusaha sehat, tidak, tidak, rindu ini bukan mengharapkan
kedatanganmu, bukan, bukan, rindu ini tak meminta apapun darimu, kami
merindukanmu dan sangat takut sekarang ini, kenapa kami menjadi
bagian demi bagian yang memisahkan diri sendiri, tangan, suara,
rambut semua bagian tubuh menjadi gerombolan semut kehilangan sarang,
kami merindukanmu dan menekan banyak hal, kami merindukanmu dan tak
lagi tahu ini kesedihan atau kesenangan.
2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar